Wajah Olga Saat Meninggal, Jupe: Ganteng dan Bersinar



Jakarta -
Julia Perez sempat melihat wajah Olga Syahputra setelah jenazahnya dimandikan. Artis yang akrab disapa Jupe itu mengatakan, wajah Olga terlihat ganteng dan bersinar.

"Pastinya tadi lihat terakhir Olga ganteng banget, udah gitu semuanya bersinar. Tadi alhamdulillah di hari Jumat meninggalnya, mudah-mudahan Olga diterima Tuhan Yang Maha Esa," ujar Jupe sambil menangis seusai menghadiri pemakaman Olga di kawasan Jakarta Timur, Sabtu (28/3/2015).

"Kulitnya mengkilat. Nggak sempet lihat rambutnya, abis dimandiin kan kita nggak boleh lihat, pas dikafanin aku lihat, bersih wajahnya," sambung bintang film 'Gending Sriwijaya' itu lagi.

Selama di pemakaman, Jupe terlihat sangat lemas dan sedih. Air mata tak henti-hentinya keluar dari mata Jupe. Ia mengaku sangat syok ketika tahu sahabatnya itu meninggal dunia.

"(Olga) Sosok yang baik, sederhana, bagaimana bisa menyenangkan pemirsa dirumah. Saya juga diajarkan bagaimana mencintai orang tua," kata Jupe sambil terisak.

Jenazah Olga akhirnya dimakamkan di TPU Malaka, Jakarta Timur. Ia meninggal dunia di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura, Jumat (27/3/2015) kemarin.
sumber

Aktivitas Sel Otak Berubah Akibat Ponsel



Jakarta, Aktivitas sel otak bisa berubah akibat pemakaian ponsel (telepon seluler) yang terlalu lama menempel di telinga. Radiasi elektromagnetik yang lemah dari ponsel bisa mempengaruhi aktivitas sel-sel di otak.

Ilmuwan dari National Institutes of Health AS menemukan bahwa menghabiskan waktu 50 menit dengan telepon seluler yang menempel di telinga sudah cukup untuk mengubah aktivitas sel di bagian otak yang paling dekat dengan antena ponsel.

"Apa yang kami temukan adalah metabolisme glukosa (tanda aktivitas otak) akan meningkat di daerah otak yang paling dekat dengan antena telepon seluler," ujar Dr Nora Volkow dari NIH, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (23/2/2011).

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana otak bereaksi terhadap medan elektromagnetik yang dihasilkan oleh sinyal telepon seluler. Volkow mengungkapkan bahwa dirinya cukup terkejut karena radiasi elektromagnetik yang lemah dari ponsel bisa mempengaruhi aktivitas sel-sel di otak.

Volkow dan tim mempelajari 47 partisipan yang di-scan otaknya saat menggunakan telepon seluler selama 50 menit dan saat telepon dimatikan.

Peneliti menemukan adanya peningkatan metabolisme glukosa sekitar 7 persen pada daerah otak yang paling dekat dengan antena ponsel saat telepon sedang digunakan. Hasil studi ini telah dipublikasikan dalam Journal of the American Medical Association.

Penggunaan ponsel telah meningkat secara drastis dan diperkirakan ada sekitar 5 miliar ponsel yang digunakan di seluruh dunia. Meskipun ponsel kerap dihubungkan dengan risiko kanker otak, tapi belum ada bukti yang menyakinkan mengenai hal tersebut.

"Diperlukan studi lebih lanjut untuk memastikan apakah sinyal dari ponsel ini memiliki pengaruh langsung terhadap metabolisme sel-sel di otak, serta menyelidiki apakah efek ini bisa berpengaruh terhadap kesehatan seseorang," ujar Professor Patrick Haggard dari University College London.

Meskipun belum diketahui dengan pasti apakah hal ini bisa menimbulkan risiko atau tidak, tapi sebaiknya seseorang jangan terlalu lama menempelkan telepon selulernya di telinga.
sumber

Pelajar SMP Bandung Meninggal Karena Radiasi HP





 Kabar mengejutkan datang dari Bandung. Seorang pelajar SMP Negeri 34 Bandung, Arizal FT, dikabarkan meninggakl tadi pagi akibat radiasi ponsel yang dimilikinya. Kabar tersebut mengatakan bahwa Arizal meninggal dunia karena ada virus di otak akibat radiasi ponsel. Bagaimana pengaruh radiasi Hand Phone pada otak dari berbagai usia Bagaimana pengaruh radiasi Hand Phone pada otak dari berbagai usia

Template information

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. INFO SEHAT - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger